Halaman

SINAU BARENG MENULIS




Indahnya Sinau Bareng Menulis

Kegiatan pelatihan menulis dengan judul Sinau Bareng Menulis diadakan di Lawen, Banjarnegara pada Kamis, 29 Agustus 2019. Dan akan berlangsung selama 3 hari hingga Sabtu, 31 Agustus 2019. Diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus Untung Suropati kecamatan Pandanarum dan diikuti oleh 50an peserta. Kebanyakan dari peserta adalah para guru SD di kecamatan Pandanarum. Namun ada juga peserta dari luar kecamatan Pandanarum, seperti kecamatan Mandiraja, Kalibening, Purwareja Klampok dan Wanayasa. Bahkan beberapa peserta dari luar kabupaten yaitu Pekalongan juga turut meramaikan acara tersebut.

Dimulai  dengan pembukaan dan dilanjutkan dengan kegiatan inti pelatihan. Hadir dan memberikan sambutan pada acara pembukaan pejabat Kasi Kesiswaan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Banjaregara, Bapak  Wasis Haryanto, S.Pd. Dalam sambutannya  Bapak Wasis Haryanto, S.Pd berpesan kepada para peserta agar menggunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya untuk belajar agar guru para guru trampil dalam menulis karya ilmiah. Bukan hanya menulis di media sosial.

Kegiatan inti dipandu oleh Bapak Noto Raharjo, pendiri Sanggar Anak Alam Yogyakarta  merupakan bagian dari grup musik tradisional Kyai kanjeng yang dipimpin oleh Emha Ainun Najib yang akrab disapa 'CakNun'. Tampil sebagai pembicara utama pada acara tersebut Bambang Wisudo, wartawan senior harian Kompas yang telah melanglang buana ke berbagai negara.

Materi yang disampaikan pada hari pertama; nilai berita, unsur berita serta prinsop-prinsip jurnlistik. Kegiatan inti dimulai dengan pemaparan materi teoritis dilanjutkan dengan praktik wawancara dan menulis. Pemaparan teori dilakukan secara klasikal sedangkan pada sesi praktik peserta dibagi menjadi tiga kelompok besar yang memungkinkan setiap peserta aktif menghasilkan produk.

Bagiku kegiatan Sinau Bareng Menulis yang diadakan di desa Lawen kecamatan Pandanarum sangat menyenangkan. Bukan hanya disajikan materi pembelajaran yang sangat bermakna, namun juga suasana yang berbeda dengan pelatihan pada umumnya. Kegiatan pelatihan Sinau Bareng Menulis dilaksanakan di ruang terbuka dan diiringi grup musik 'Tarbiyah Cinta' yang bernuansa religi dan oleh Emha Ainun Najib disebut sebagai 'Cucunya Kyai Kanjeng'.