Puisi di Hari Ibu


Kidungmu menidurkan dan membangunkanku

Suaramu menentramkan hatiku

Marahmu laksana obat bagi jiwaku

Senyummu menguatkan hatiku

Semangatmu mengalir dalam nadiku

Tawamu melelehkan kebekuan dalam dadaku


Tiada pernah kulihat tangis di raut wajahmu

Tiada pernah kulihat sedih di bening matamu

Ketenangan selalu terpancar di setiap waktu

Merasuk hingga ke sumsum tulangku


Ridlomu adalah jalan sorga bagiku 

Murkamu jadi kebinasaan bagiku

Nasihatmu bak undang-undang bagiku 


Jika seluruh lautan disatukan, 

Tak sebanding dengan cintamu kepadaku

Kasih sayangmu menjagaku di setiap waktu

Do'amu adalah keberhasilan bagiku

Ketulusanku menginspirasi setiap langkahku

Tiada harta yang lebih berharga dari senyumanmu.


Jika kau sakit seluruh dunia tampak gulita

Jika tersenyum seluruh dunia terang karenanya

Jika kau tertawa seluruh makhluk tampak ceria

Jika kau marah seakan kawah gunung berapi tumpah ke wajah

Semoga engkau senantiasa sejahtera

Dalam apa jua keadaan

Wahai Ibu tercinta .......










Resume 19 Pelatihan Belajar Menulis

 Resume 19

Pelatihan Belajar Menulis (18 Desember 2020)


Moderator : Ibu Aam Nurhasanah

Narasumber : Bpk. Namin AB Solihin

(Trainer, Blogger, Konsultan Pendidikan, dan founder motivatorpendidikan.com)


PERSONAL BRANDING



Bagaimana membangun branding melalui Blog dan Media Sosial.


Profil lengkap narasumber bisa dibaca di https://motivatorpendidikan.com/index.php/2015/08/29/profil-namin-ab-ibnu-solihin


Dimulai dengan ngeblog gratis pada 2007 melalui blogspot.com dengan 7-8 blog. Kemudian beralih ke wordpress.com.  

Sejak 2014 bergabung dengan guraru.com. Dikenalkan oleh OmJay Kompasiana. Kemudian membangun Komunitas Sejuta Guru Ngeblog. Blog yang pertama dibuat Motivatorkreatif.wordpress.com. Untuk membangun Personal Branding atau untuk memperkenalkan diri sebagai motivator kreatif.

Pada 2014 banyak menulis tentang dunia pendidikan seputar pengalaman belajar dan mengajar. Pada akhirnya Menerbitkan buku yang bersumber dari blog.

Dari situ banyak diminta orang untuk menjadi pembicara. 

Membangun Personal Branding bisa dengan cara menggunakan blog dan media sosial untuk sesuatu yang bersifat positif. Tidak menggunakan media sosial yang tidak ada hubungannya dengan dunia pendidikan.

Menggunakan media sosial untuk berbagi materi. Pembaca bisa mengunduh secara gratis. Tidak menggunakan media sosial untuk mendapatkan uang. Namun sedapat mungkin blog dan media sosial memberikan manfaat untuk banyak orang.

Akibatnya banyak orang merasakan manfaat dari tulisan di blog dan media sosial. Kemudian rezeqi datang. 

Orang banyak memanggil untuk memberikan seminar dan mengisi workshop di berbagai kota di Indonesia.

Untuk membangun kapasitas sebagai guru yang tidak hanya biasa-biasa diperlukan usaha. Di antaranya belajar editing video, menulis artikel tentang pendidikan. 

Untuk membangun Personal Branding perlu fokus pada satu bidang. Misalnya bidang pendidikan atau parenting.  

Mengunggah foto-foto pada pada saat seminar pada media sosial berfungsi sebagai portofolio. Sebaiknya tulisan pada blog tidak campur aduk. Tetapi fokus pada satu bidang saja.

Menjadi bloger tidak hanya asal bisa menulis, tetapi juga belajar desain dengan Corel draw dan editing video. Bloger juga perlu belajar desain website. 

Tugas guru blogger adalah menulis konten positif di blog setiap hari. Orientasi dalam menulis jangan untuk mendapat uang ,tetapi untuk berbagi manfaat dengan orang lain.

Kenali potensi dan passion kita.

Buat nama/alamat blog sesuai branding  yang telah ditentukan yang unik, simpel dan mudah diingat.

Menuliskan sesuai passion kita. Publish di blog potensi terbaik yang dimiliki.

Menulis konten di blog sesuai permintaan pembaca. 

Masukkan/ketik keyword atau  tags pada konten tulisan di blog sesuai branding.

Kelola blog dengan konsisten dan desain yang kreatif dan informatif . Lebih keren gunakan domain dan hosting berbayar.

Share tulisan di blog melalui medsos. Selaras konten blog dengan medsos. Bangun branding di medsos dengan menghadirkan konten positif.

Jangan plagiat tulisan orang lain. Menulis dengan percaya diri sesuai kapasitas.

------

------








Resume 18 Pelatihan Belajar Menulis

 

Resume 18

Pelatihan Belajar Menulis (16  Desember 2020)



(Pengalaman Menjadi Peserta, Moderator, akhirnya Menerbitkan Buku)

Narasumber : Ibu Aam Nurhasanah


Pertama bergabung di kelas Omjay pada bulan puasa. Saat itu beliau masuk menjadi peserta di gelombang 8. Beliau diajak teman kepala sekolah, yaitu Ibu Sulistijowati, S.Pd. Kepsek SDN 1 Bintangsari , Cipanas

Di gelombang 8, terpaku dengan Pak Bambang Purwanto yang saat itu bertugas sebagai moderator sekaligus   ketua kelas yang selalu menyiapkan link daftar hadir.

Namun sayang. Saat di gelombang 8, tertinggal banyak materi. Dulu kalau tidak salah, kuliah dimulai sore hari dengan jadwal pertemuan hari Senin sampai Jumat.

Beliau kemudian mengulang kelas di gelombang 12. Saat itu moderator yang bertugas adalah ibu Fatimah dari Aceh. Beliau selalu mengingatkan peserta untuk Disiplin, Jujur, Tulus, Ikhlas dan Sabar (DJTIS) 

Beliau sangat mengagumi Ibu Fatimah atas kehebatannya  dalam memandu kuliah ini. Saat itu karena berada di dua gelombang, secara sadar meneruskan materi di gelombang 12 ke gelombang 8. Tanpa disuruh.

Begitulah, awal mula meneruskan materi hingga sampai saat ini.

Saat menjadi peserta gelombang 12, semangat makin berapi-api.

Pada saat pertemuan ke 5, narasumber saat itu adalah Dra. Sri Sugiastuti atau lebih akrab disapa Bu Kanjeng.

Sebelum sesi materi berakhir, Bu Kanjeng menawarkan semua peserta untuk bergabung membuat buku antologi. Lebih keren disebut buku keroyokan. Karena pesertanya banyak.

Buku antologi pertama, melanjutkan langkah untuk meraih hal besar. Mengapa? Karena seorang penulis hebat, berawal dari penulis pemula. 

"Sesuatu yang kecil akan menjadi besar, jika kita terus melakoninya dengan ikhlas, dan niat yang lurus."

Buku antologi pertama digarap 40 orang berjudul Semangat Menulis Bersama Bu Kanjeng.

Buku  antologi kedua, digarap bersama Pak Mukminin(Cak Inin). Merupakan buku antologi peserta gelombang 8.

Buku antologi yang ke 3 dibuat dibuat dengan bimbingan Dra. Sri Sugiastuti, M.Pd.

Buku Parenting 4.0 Mengenal Pribadi dan Potensi Anak Generasi  Multiple Intelligence adalah buku duet dengan Prof. Richardus Eko Indrajit yang saat ini tembus ke Penerbit Mayor PT Andi dan saat ini sedang antri.











Saat  sukses dialumni gelombang 12, beliau oleh Omjay ke grup TIM OMJAY.
Beliau pun bertugas menjadi moderator yang bertugas memandu acara dan meneruskan materi ke gelombang lain.

Dari gelombang 12-16, masih bertahan membantu Omjay menjadi moderator.
Sampai suatu malam ibu Hati dari penerbit Tata Akbar memberikan apresisasi  untuk membuat buku tentang moderator tanpa membayar sepeser pun.

"Jika kamu berbuat baik, maka kebaikan akan kembali kepada kita."

Ketika ditanya, "Bu Aam dibayar berapa jadi moderator?" Maka dijawabnya; "Saya mencari pengalaman, bukan cari bayaran.



Buku solo kedua, akan diterbitkan di Penerbit Tata Akbar.


---------------

Untuk moderator online yang hanya via WA, kita harus ada persiapan terlebih dahulu.
Menurut beliau, moderator online via WA malah lebih enak. Karena tidak harus selalu stand by di depan laptop. 


Kalau pertanyaan yang masuk sedikit. Sebagai moderator kita harus bisa mengatasi masalah itu.
Misalnya dengan cara mengajukan pertanyaan kepada narasumber untuk mengulur waktu.
Atau kita bisa minta narasumber untuk membagikan link youtube atau ppt.
Bagaimana kita bisa mengkondisikan kelas supaya tidak boring, merupakan tantangan tersendiri bagi moderator.


Trik membagi waktu antara kesibukan pekerjaan dan menulis; 

Buat skala prioritas. 
Mana yang urgent, kita dahulukan. 

Menulis catatan kecil yang disimpan di sandal jepit. 
Saat kita akan pakai sendal jepit tersebut, kita pasti  akan ingat tugas kita, dan tidak akan lupa jadwal kita. 

Buat pengingat di hape dan di tembok. 
Karena tidak mudah sebagai kepala sekolah, guru, ibu rumah tangga, penulis, untuk bisa membagi waktu hingga semua tugas  bisa dikerjakan dengan tepat waktu.

Penutup,
Tips Menulis Bagi Penulis Pemula
 
1.Tulislah hal-hal yang ringan dulu. Misalnya dengan menulis 3 alinea, pembuka, isi, dan penutup.

2.Amatilah di sekitar Anda. Jika Anda lihat somay, buatlah blog tentang somay. Jika Anda melihat kucing, buatlah blog tentang kucing.

3.Menulis itu mudah. Yang sulit adalah memulai. Jangan jadikan beban saat kita menulis. 

4.Banyaklah membaca agar menambah pembendaharaan kosa kata kita.

"Lapar membaca, akan membuat semakin gemuk menulis."

"Gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang, guru mulia karena karya."

----------

Resume 17 Pelatihan Belajar Menulis

 Resume 17

Pelatihan Belajar Menulis (14 Desember 2020)



Moderator : Ibu Aam Nurhasanah

Narasumber : Bpk. Dedi Dwitagama


Dedi Dwitagama menjadi bloger sejak 2005 dan beralih ke https://dedidwitagama.wordpress.com/ sejak 2007. Mengajar Matematika di SMKN 50 Jakarta. Pemilik akun Instagram https://www.instagram.com/dwitagama/. Blog di Kompasiana sejak 2008  https://www.kompasiana.com/dwitagama. Akun YouTube beliau https://www.youtube.com/user/dwitagama dengan subscriber hampir 2000 dan 1700 video. 


PERCAYA DIRI DENGAN BLOG PRIBADI


BLOG adalah catatan harian yang diunggah ke internet dalam platform website yg bisa dibaca orang sedunia.

Isi blog bebas tergantung minat dan ide pemiliknya.

Untuk meningkatkan rasa percaya diri Bloger perlu menulis terus, sampai menemukan macam tulisan yang disukai banyak pembaca.

Terkadang blog mengalami kendala teknis atau sedang maintenance. Di sisi lain ada blog yang bagus menjelaskan solusi untuk masalah-masalah teknis. Jika demikian sebaiknya kita ikuti saja arahan dari blog - blog yang bagus itu untuk menyelesaikan masalah teknis kita.

Berkaitan dengan PJJ saat ini. Blog bisa dibuat seperti dialog atau percakapan dengan murid di kelas. Caranya dengan menggunakan tayangan video, dan link soal untuk latihan atau test serta absen kehadiran murid. Dengan demikian murid akan tertarik mengikuti pembelajaran melalui blog.  Contohnya pada halaman Blog https://dedidwitagama.wordpress.com/2020/11/16/belajar-mtk-dari-rumah-penjumlahan-dan-penguranna-matriks-kls-x-smkn-50-jakarta/.

Untuk mengetahui keterlibatan atau keaktifan siswa melalui blog kita, bisa menggunakan google form. Dengan goohle form kita bisa melihat respon murid berupa isian daftar hadir dan jawaban tes. Isian daftar hadir dan isian jawaban tes  bisa jadi indikasi keaktifan murid. 

Jika kita tidak ingin tulisan di blog kita dikopas, maka kita bisa mengingatkan pembaca agar mencantumkan blog kita jika akan kopas.

Blog bisa juga dikomersilkan seperti YouTube. Banyak cara bisa ditempuh. Untuk ini bisa ditemukan dengan googling.

Agar blog kita dikunjungi orang, kita hrs sering mengunggah tulisan. Tentang apa saja. Semakin sering kita menulis, maka  semakin banyak pengunjungnya.

Kiat untuk mengatur jadwal atau waktu agar Istikomah dalam blog antara lain dengan menyisihkan  waktu khusus untuk posting. Misalnya sisihkan 30 menit sbelum pulang atau setiap jumat, setelah jumatan tulis artikel. Minimal satu untuk satu minggu. Jika sedang On, bisa menghasilkan beberapa tuliskan, buat schedul agar tulisan itu terbit seminggu sekali. Karena web atau blog yg diupdate sebulan sekali itu masih dianggap hidup.

Blog yg menarik adalah blog yg berisi sesuatu yg kita kuasai dan bermanfaat buat orang banyak. Tidak ada rumus cespleng menulis artikel yg menarik. Kata kuncinya jam terbang. Semakin sering kita menulis, maka tulisan akan semakin menarik.

Agar blog kita banyak dikunjungi pembaca maka kita harus banyak menulis, banyak berkunjung ke blog orang lain dan tinggalkan komentar di blog orang lain.

Nilai otoritas seperti Domain Authority (DA) dan Page Authority (PA) merupakan ukuran untuk mengetahui tingkat kualitasi dari sebuah situs blog maupun website. Entah itu tingkat ranking suatu domain ataupun halaman yang muncul pada mesin pencarian search engine. Cara menikkannya, pelajari statistik blog anda, lihat tulisan mana yg banyak pengunjungnya atau lihat trend di google trend.

Blog, bisa jadi media untuk menaikan level percaya diri seseorang, bisa juga menjadi pundi" penghasilan, dan menjadi benefit "diperjalankan" nikmati keindahan negeri plus menginap di hotel secara gratis.

Blog yg paling dahsyat bisa jadi tempat mencatat perjalanan hidup kita yang sebentar di dunia sebelum pulang, dan ketika karya kita bermanfaat buat org lain maka pahalanya akan terus mengalir kepada kita ... blog berbayar sorga!

Blog juga bisa jadi cara kita meninggalkan jejak .. seperti gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan blog ... karena kalau cuma nama, banyak sekali yang punya nama sama, kalo isi blog tak akan pernah sama.












Diktat

 


Resume Materi

WORKSHOP PENULISAN DIKTAT DAN MODUL


Pengembangan Buku

Menulis buku merupakan salah satu bentuk kegiatan pengembangan profesi guru.

Hasil karya tulisnya dapat berupa buku pelajaran, modul, diktat ataupun karya terjemahan.

Sebagai karya ilmiah, kerangka sajian isi buku pun harus berada dan memiliki kebenaran ilmiah.

Hendaknya menarik dan mudah dipahami oleh pembacanya.


Jenis  Buku

Modul, apabila buku dirancang sebagai bahan pembelajaran mandiri siswa.

Buku Pelajaran, apabila buku dijadikan bacaan wajib atau bacaan pendukung guna membantu penyajian guru dalam mengajarnya. Umumnya jenis buku tersebut mencakup isi bahasan yang lengkap dan diterbitkan serta diedarkan secara luas.

Diktat, apabila buku diedarkan dalam lingkup terbatas (umumnya hanya digunakan oleh guru yang membuatnya), bentuknya sederhana, cakupan isinya relatif sedikit.


Hakikat Diktat

Diktat adalah bahan ajar yang disusun berdasarkan kurikulum dan silabus, terdiri atas bab-bab yang memuat materi pelajaran. Bahan ajar ditulis secara ringkas dan padat dengan mencantumkan semua referensi/teori yang dikutip dari orang lain. Jumlah halaman Diktat biasa antara 50 sampai dengan  100 halaman. Diktat yang sudah disusun dengan baik sesuai kriteria dapat dikembangkan lebih lanjut menjadi buku pelajaran.


Diktat

Buku pelajaran yang masih mempunyai keterbatasan, baik dalam jangkauan penggunaannya maupun cakupan isinya. 

Dibuat oleh guru untuk keperluannya sendiri.

Diperbanyak dan diedarkan secara terbatas.

Hanya untuk beberapa pertemuan.

Diktat merupakan calon buku pelajaran.


Kriteria

Disahkan minimal kepala sekolah yang bersangkutan.

Isi diktat pelajaran sesuai dengan kurikulum yang berlaku untuk satu tahun pelajaran.

Diktat pelajaran ada hubungannya dengan bidang tugas guru yang bersangkutan.

Bukti fisik berupa diktat asli atau fotocopy yang disahkan kepala sekolah.


Kerangka Isi : Diktat

Bagian Pendahuluan:

Daftar isi

Penjelasan tujuan diktat pelajaran

Bagian Isi:

Judul bab atau topik isi bahasan

Penjelasan tujuan bab

Uraian isi pelajaran

Penjelasan teori

Sajian contoh

Soal latihan

Bagian Penunjang

Daftar pustaka




Modul

 Resume Materi

DIKLAT ANGKATAN III PENULISAN MODUL  DAN BUKU AJAR 

4 Desember 2020


https://www.pustaka.ut.ac.id/lib/pbis4319-translation-edisi-2


Definisi 


Modul adalah kumpulan bahan ajar yang disusun lengkap secara sistematis dengan tes/uji indikator kemampuan siswa/mahasiswa yang menyerap bahan pelajaran.

Modul adalah bahan ajar yang digunakan secaramandiri tanpa guru/tutor/dosen. Modul berisi uraian ringkas atas suatu bahasan (kegiatan pembelajaran) dalam tertentu (Trimansyah, 2018).

Modul merupakan salah satu bentuk bahan ajar yang dikemas secara utuh dan sistematis, didalamnya memuat seperangkat pengalaman belajar yang terencana dan didesain untuk membantu peserta didik menguasai tujuan belajar yang spesifik. Modul minimal memuat tujuan pembelajaran, materi/substansi belajar, dan evaluasi (Rahdiyanta, n.d.)

Modul adalah paket pengajaran yang sifatnya self instructional, materi yang bisa dipahami secara mandiri tanpa dipandu oleh pengajar (Bi, 2019).


Tujuan Penggunaan Modul


1. Memperjelas dan mempermudah penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat verbal.

2. Mengatasi keterbatasan waktu, ruang, dan daya indera peserta didik dan pendidik.

3. Meningkatkan motivasi dan gairah belajar bagi peserta didik atau peserta diklat;

4. Mengembangkan kemampuan peserta didik dalam berinteraksi langsung dengan lingkungan dan sumber belajar lainnya,

5. Memungkinkan peserta didik belajar mandiri sesuai  kemampuan dan minatnya.

6. Memungkinkan peserta didik dapat mengukur atau mengevaluasi sendiri hasil belajarnya.

(Depdiknas 2009)


Prinsip Pengembangan Modul

• Goal oriented - berorientasi pada tujuan/kompetensi

• Self-instruction - pembelajaran mandiri

• Continuous progress - maju berkelanjutan

• Self-contained - penataan materi secara modular yang utuh dan lengkap

• Cross referencing - rujuk silang antar modul  dalam mata latihan

• Self-evaluation - penilaian belajar mandiri

(Hernawan, n.d.)


Bahasa Modul

• Menggunakan bahasa yang baik  dan benar

• Mudah dicerna dan enak dibaca

• Menarik dan merangsang rasa ingin tahu

• Urutan sajian yang logis

• Sapaan menggunakan kata Saya, Anda, Kita

(Hernawan, n.d.)


Jenis Modul

  • Modul cetak
  • Modul multimedia
  • Modul on line
Anatomi Modul
Cover / Sampul
Bagian sampul (cover) depan didesain dengan cara: 
1) mengombinasikan warna, 
2) menggunakan gambar (ilustrasi) yang menarik dan cocok, 
3) memakai bentuk dan ukuran huruf yang serasi.
Cantumkan label kode modul, bidang/program studi keahlian dan kompetensi keahlian, judul modul, gambar ilustrasi (mewakili kegiatan yang dilaksanakan pada  pembahasan modul), tulisan lembaga tahun modul disusun.
Tata letak sampul harus standar.
Gunakan aplikasi desain sampun secara online, diantaranya https://www.canva.com/id_id/membuat/cover-buku/

Front Matter

Halaman judul penuh (Full title)
Ditulis lengkap nama penulis, judul buku, dan nama penerbit.

Halaman hak cipta/keterangan penerbitan (Imprint)/Halaman Francis
Judul, penulis, pernyataan hak cipta, pelaku  perbukuan, cetakan/edisi, ISBN, penerbit dan  alamatnya.

Kata Pengantar
Berasal dari penerbit atau orang lain yang bukan penulis.

Prakata
Berasal dari penulis dengan menyebutkan tujuan penulisan buku, untuk siapa buku ditulis (pembaca sasaran), dan keunggulan buku.

Daftar Isi
Dapat diikuti dengan daftar gambar dan daftar tabel jika diperlukan.



Text Matter

Pendahuluan
Latar belakang, Tujuan, Peta Kompetensi, Ruang Lingkup, Saran Cara Penggunaan Modul

Kegiatan Pembelajaran 1
Tujuan, Indikator Pencapaian Kompetensi, Uraian Materi, Aktivitas Pembelajaran, Latihan/Kasus/Tugas, Rangkuman, Umpan Balik danTindak Lanjut, Kunci
Jawaban

Kegiatan Pembelajaran n
(sama dengan kegiatan pembelajaran 1)


Back Matter

Penutup
Kata-kata penutup yang mengandung simpulan dan saran.

Daftar Pustaka (Bibliography)
Berisi sumber-sumber bacaan, baik yang dirujuk di dalam teks atau tidak dirujuk langsung karena hanya sebagai bacaan


Contoh Kerangka Modul

MODUL 1 : HAKIKAT BAHASA
Kegiatan Belajar 1:
Hakikat, Sifat, dan Fungsi Bahasa
Latihan
Rangkuman 
Tes Formatif 1

Kegiatan Belajar 2:
Ketrampilan Berbahasa Indonesia
Latihan 
Rangkuman
Tes Formatif 2

KUNCI JAWABAN TES FORMATIF
GLOSARIUM
DAFTAR PUSTAKA


MODUL 2 : SEJARAH PERKEMBNGAN BAHASA INDONESIA

Kegiatan Belajar 1:
Kronologis Perkembangan Bahasa Indonesia
Latihan
Rangkuman
Tes Formatif  1

Kegiatan Belajar 2:
Keduduukan dan Fungsi Bahasa Indonesia
Latihan
Rangkuman
Tes Formatif 2
Sumber:
https://www.pustaka.ut.ac.id/lib/mkdu4110-bahasaindonesia/#tab-id-1




















Resume 16 Pelatihan Belajar Menulis (7 Desember 2020)

 Resume 16

Pelatihan Belajar Menulis (7Desember 2020)

Oleh : Pono






Narasumber: Bapak Khamdan Muhaimin, S.Pd. Gr.

Moderator : Ibu Aam Nurhasanah 


Mula-mula narasumber mengucapkan salam dan menyapa peserta. Selanjutnya moderator memperkenalkan narasumber.

Moderator mengajak peserta sebelum memulai perkuliahan. Selanjutnya moderator mempersilakan narasumber memasuki kelas.

Narasumber mengucapkan salam dan menyapa peserta.

Narasumber kali ini akan berbagi pengalaman mengajar di daerah terpencil.

Beliau adalah Khamdan Muhaimin, S.Pd, Gr. Beliau bertugas di SMPN 5 Sambi Rampas Kab. Manggarai Timur, Provinsi NTT. Tetapi  asli Banjarnegara, Jawa Tengah.

Narasumber bertugas di daerah 3t (terdepan, terluar dan tertinggal). Beliau bercerita sedikit tentang kondisi di tempat tigas. Di tempat beliau bertugas tidak ada Listrik. Air susah. Mata pencaharian orang tua berkebun yang hasil panennya satu tahun satu kali. Untuk menuju ibu kota kabupaten membutuhkan waktu 4 jam. Tapi semua itu beliau nikmati karena dengan menikmati dan mensyukuri proses kehidupan ini semua terasa ringan. Bertugas di daerah terpencil sejak tahun 2015 sampai sekarang.




Beliau menceritakan bahwa beliau mulai menulis tahun 2016. Menulis tentang berbagai  tantangan dan solusi menjadi pendidik di daerah 3t. Pertama kali menulis langsung mengantarkan beliau menjadi finalis (10 ) besar kegiatan Simposium GTK 2016 di Jakarta yang diselenggarakan oleh Kemdikbud RI.

Narasumber menceritakan bahwa beliau menulis karena ingin Pendidikan di daerah khusus atau daerah terpencil yang masih serba kekurangan dari berbagai akses dapat diperhatikan oleh pemerintah. Dan beliau berharap dengan menulis tentang perjalanan atau tantangan bertugas di daerah 3t dapat memotivasi para guru-guru yang berjuang di garis depan daerah terpencil. Supaya para pendidik semangat  berinovasi dan  menginspirasi walaupun di daerah terpencil.


Prestasi terakhir dari narasumber kemarin di nobatkan menjadi Guru SMP Inspiratif Tingkat Nasional 2020 yang diselenggarakkan oleh Dirjen GTK Kemdikbud di Hotel Serpong, Tangsel. Beliau berharap semoga berikutnya Bapak/Ibu  peserta kelas belajar menulis  akan mendapatkan apresiasi. aamiin






Beliau mengatakan bahwa apa yang beliau sampaikan sedikit dari apa yang beliau lakukan. Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa  beliau  meyakini banyak guru-guru hebat yang terus berjuang demi kemajuan Pendidikan di Indonesia khususnya di daerah 3t. 

-----------

Hal yang mendasari/motivasi narasumber sehingga mau menjadi guru di daerah 3t adalah karena beliau mempunyai jiwa perantau yang tinggi. Beliau mengikuti program SM3T yang di selenggarakan oleh kemdikbud RI.

Beliau mengaku merasa puas  dan lega jika bisa membantu siswa/warga yg betul-betul membutuhkan layanan pendidikan.

Ketika ditanya mengenai bagaimana  agar tetap bisa menghasilkan sebuah tulisan yang berkualitas dengan keterbatasan yang ada serta fasilitas yang tidak mendukung. Beliau menjawab; "Selama ada niat dan kemauan yg kuat tidak mudah menyerah pasti ada jalan untuk tetap menulis berkualitas."

Yang membuat narasumber semangat dalam mengabdi adalah karena beliau sudah terbiasa merantau.  Dan mengabdi di daerah 3t, merupakan bentuk kecintaan beliau terhadap NKRI. Karena telah disumpah siap ditempatkan diseluruh wilayah NKRI dan pengabdian yang tulus akan di balas oleh Tuhan.

Narasumber juga melakukan berbagai kegiatan di bidang pendidikan dan sosial kemasyarakatan didaerah 3t. Salah satu contoh adalah membuat rumah belajar di rumah. Karena anak-anak seusai sekolah, langsung ke kebun. Pulang malam terus tidur. Sehingga tidak ada waktu untuk blajar. Maka beliau mendirikan rumah belajar. Agar anak-anak dapat belajar dengan membaca buku, les matematika, akses internet gratis, latihan laptop dll.

Selain itu beliau menjadi relawan pendidikan di daerah 3t, membagikan buku tulis, buku bacaan, flasdisk pembelajaran, seragam sekolah.

Di masa pandemi ini anak-anak dan masyarakat tidak bisa mencuci tangan.  Hal ini dikarenakan sulitnya akses air. Beliau pun membuat 4 bak penampung air dan 2 sumber mata air. Adapun donatur berasal dari teman-teman di Jawa. 

Kisah mengenai asal mula mendirikan rumah belajar adalah setelah beliau datang ke tempat tugas, melihat kondisi anak-anak yg tidak pernah belajar. Tidak bisa mengoperasikan laptop. Tidak bisa mengakses internet. Sehingga membuat terenyuh. "Apa kita saja (permisi) orang yang berada diperkotaan yang bisa maju." Maka beliau membuat rumah belajar sebagai rumah kedua untuk anak-anak bermain dan belajar. Karena mereka membutuhkan itu di masanya bukan untuk bekerja. Pelan-pelan membuat proposal pengajuan buku bacaan, buku tulis, alat permainan dll. Alhamdulillah terjawab. Tetapi jika ada kriman buku beliau harus mengambil 6 jam perjalanan pp ke kantor pos.

Saran beliau kepada guru-guru di wilayah 3T adalah jika mereka ingin pindah ke kota, lihatlah wajah anak-anak yang masih membutuhkan. Dan pemerintah daerah juga harus membuat regulasi supaya ada batas minimal mengabdi di daerah 3t.

Di daerah 3T itu banyak sekali tantangan yg harus dihadapi. Tidak hanya di lingkungan sekolah, di lingkungan masyarkat memerlukan kepekaan  kita terhadap masalah yg dihadapi masyarkat. Kalau kita bisa membantu maka bantulah. Orang-orang di daerah 3t harus mempunyai, effort yg kuat, solutif dan tidak mudah menyerah.

Mengenai potensi dan kendala di daerah 3T 

Potensi yang dapat di gali adalah sumber daya manusianya. Sebenarnya mereka bisa dan ada juga yang mempunyai kemauan tinggi untuk belajar. Tetapi kendala berbagai akses yang menghambat. 

Sebagai contoh, beliau pernah berkunjung ke suatu kampung. di situ tidak ada sarjananya. Karena apa, karena mereka sulit untuk mengakses kemudahan-kemudahan dalam pendidikan. Mereka sibuk memikirkan bagimana bisa bertahan hidup. Tugas kitalah memberikan pencerahan tentang pendidikan supaya mereka menjadi manusia yang berkualitas. 

Kendala beliau hadapi dengan effort yang kuat, jangan mudah menyerah. Kalau ada 1 cara  belum berhasil, masih ada 1000 cara untuk menyelesaikannya.