Artikel Lomba Blog 2020

Halo Sobat Blogger,

Kali ini saya akan menyajikan salah satu artikel mengenai teknologi terkini untuk pembelajaran. Mohon komentarnya ya Sobat Bloger,

🙏

Komentar dari Sobat Bloger sangat bermanfaat bagi saya.

---------






Peran Teknologi  Terkini dalam Membuat Pembelajaran DARING dan LURING Menjadi Semakin Menyenangkan

Oleh: Pono,S.Pd.SD


Pendidikan merupakan kebutuhan mendasar  bagi manusia. Pendidikan bagi manusia sama pentingnya dengan makan dan minum. Setiap manusia membutuhkan pendidikan. Apapun etnisnya, dan dari mana pun asal-usul atau  latar belakangnya. Pada kondisi tanpa asupan gizi dari makanan atau minuman yang cukup, organ tubuh manusia  mungkin mengalami gangguan, seperti keterlambatan proses  tumbuh sel atau sebagian kurang berfungsi dengan baik. Begitu pula dengan pendidikan. Pendidikan dibutuhkan manusia sejak  masih bayi, atau  sejak dalam kandungan ibunya. Bedanya kalau  asupan gizi dalam  makanan atau minuman dibutuhkan oleh jasad/jasmani. Sedangkan pendidikan  dibutuhkan oleh jiwa/rohani untuk tumbuh dan berkembang sebagai manusia dalam arti yang sebenarnya. Baik sebagai individu maupun sebagai makhluk sosial. Tanpa pendidikan (dalam arti luas)  mustahil manusia dapat hidup dengan normal  sebagai maanusia sempurna.   

Sifat bijak dalam diri manusia yang merupakan hasil dari pendidikan menjadikan manusia  dapat menjaga dirinya baik lahir maupun batin. Dengan pendidikan seseorang dapat berinteraksi dengan manusia,  menjaga eksistensinya di tengah perkembangan zaman yang terus berevolusi, serta mengusahakan kehidupan yang lebih baik di masa depan bagi dirinya maupun generasi manusia setelahnya. Salah satu dari buah pendidikan adalah meningkatnya kecerdasan manusia. Dengan kecerdasannya  manusia membangun tata  nilai dalam masyarakat.

Seiring berjalannya waktu, manusia terus berinteraksi dengan alam dan manusia lain. Hal ini menjadikan manusia memiliki berbagai tugas dan tanggung jawab. Baik tugas  yang merupakan hasil dari interaksinya dengan alam maupun tugas maupun tugas yang merupakan akibat dari interaksinya dengan manusia lain, keduanya harus ditunaikan agar tetap eksis di tengah perkembangan zaman. Untuk  menjaga eksistensnsinya, serta  guna menunaikan tugas sebagai khalifah  dalam ‘mentadbir’/mengurus alam manusia terus mencari cara  dan strategi guna meningkatkan kualitas pendidikan. Akibatnya  kecerdasan kian meningkat, baik intelektual, emosional, spiritual maupun  kecerdasan lainnya. Kegiatan olah pikir, olah rasa dan olah karsa menjadikan manusia mampu menghasilkan berbagai macam budaya dan kebudayaan. Salah satu bagian dari kebudayan yang banyak dinikmati manusia dan ikut andil  dalam meningkatkan taraf hidup manusia adalah teknologi. 

Peran teknologi dalam kehidupan manusia tidak diragukan lagi. Teknologi terus berkembang di tengah kehidupan manusia hari demi hari, dan mempengaruhi pola hidup manusia. Teknologi yang semula dibangun untuk membantu memudahkan manusia, lambat laun menuntut manusia menyesuaikan diri dengan perubahan zaman. Jika ini tidak dilaksanakan manusia akan akan ditinggalkan oleh zaman. Begitu dahsyatnya pengaruh teknologi  terhadap kehidupan manusia. Ia bahkan mampu merubah sikap dan kebiasaan manusia yang sudah tertanam puluhan bahkan ratusan tahun. 

Di sisi lain, perkembangan teknologi yang kian memuncak merupakan angin segar pada berbagai sendi kehidupan manusia. Baik bidang kesehatan, ekonomi, sosial, budaya maupun politik menjadi sangat terbantu oleh perkembangan teknologi yang semakin maju. Tidak ketinggalan bidang pendidikan semakin maju dengan adanya sentuhan teknologi. Dahulu manusia menulis di papan tulis menggunaakan kapur, dilanjutkan dengan papan tulis putih dan sepidol ‘board marker’. Kini  dengan laptop dan proyetor menulis di papan  tulis  menjadi lebih mudah dan cepat. Begitu pula dengan penyajian gambar. Dengan komputer, menyajikan gambar lebih cepat dan bervariasi. Ditambah penyajian gambar hidup/animasi  mampu membuat peserta didik lebih senang sehingga sanggup duduk berjam-jam di ruang belajar. Dengan ‘power  point’ presentasi di depan kelas menjadi lebih menarik, karena selain  dapat memilih poin-poin penting saja  untuk ditampilkan juga dapat diperkuat dengan tampilan video disertrai efek suara yang lebih berkesan. Dengan  demikian pembelajaran di dalaam kelas lebih bermakna  dan menyenangkan.

Pemanfaatan teknologi dalam bidang pendidikan juga terlihat  dari penggunaan fasilitas  internet untuk berbagai keperluan, seperti ‘browsing’, mengikuti tes online, mengikuti diskusi atau pembelajaran tatap muka secara online, maupun mengikuti program pembelajaran melalui kanal ‘youtube’. Ada satu lagi pembelajaran yang sangat menarik dan disukai oleh peserta didik yaitu pembelajaran berbasis blog.

Dari uraian yang disampaikan di atas dapat disimpulkan bahwa teknologi sangat berperan dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, baik secara daring maupun luring. Untuk ini pendidik hendaknya berusaha akrab dengan teknologi agar pembelajaran yang dilakukan dapat lebih bermakna dan menyenangkan.

Terima kasih,


Pembelajaran di masa Pandemi Covid -19


Bagi seorang pendidik, banyak hal dapat dilakukan  di masa Pandemi Covid 19 seperti sekarang ini.  Salah satunya adalah melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Kalau di masa normal sebelum Pandemi Covid 19 pembelajaran biasa dilakukan secara klasikal di ruang kelas atau dimodifikasi  dengan beberapa model pembelajaran yang lebih menantang. Namun di masa Pandemi Covid 19 hampir tidak mungkin dilakukan. 

Kenapa ? 

Tentunya karena mempertimbangkan berbagai kemungkinan dan resiko. Terutama masalah keselamatan jiwa, baik pendidik maupun peserta didik. Siapa pun tidak ada yang menginginkan adanya Covid 19 yang mewabah tentunya. Namun apa boleh buat. Semua sudah terjadi. Kita tinggal menjalani situasi  saat ini. Jika kita mau berpikir, apapun yang terjadi saat ini perlu disikapi dengan bijak agar dapat mengurangi resiko di segenap bidang. Baik kesehatan, ekonomi maupun pendidikan.

Kalau harus memilih di antara yang baru disebutkan tadi, mana yang lebih diutamakan ???

Semua perlu diprioritaskan, karena merupakan kebutuhan dasar setiap manusia. Terus, apa yang dapat kita lakukan ??? 

Seorang pendidik tentunya harus memutar otak lebih keras lagi guna menyikapi  masalah pendidikan di masa Pandemi Covid 19. Jangan khawatir.. !!! Banyak hal yang bisa dilakukan. Salah satunya dengan menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). 

Agar PJJ dapat berlangsung dengan baik, perlu dilakukan persiapan yang matang. Ada beberapa model PJJ yang dapat dilakukan, antara lain; Daring (dalam jaringan), Luring (luar jaringan), serta model Blended Learning (pembelajaran terpadu). Model mana yang akan dipilih ? Tentunya berdasarkan berbagai pertimbangan. 

Di antara ketiga model yang disebutkan di atas, model Blended Learning  bisa dikatakan sedang populer karena fleksibel dan dianggap bisa diterapkan di berbagai situasi.

Jika sudah punya niat untuk melaksanakan pembelajaran dengan model Blended Learning, lalu apa yang diperhatikan untuk disiapkan?

Komunikasi dengan orang tua peserta didik maupun dengan peserta didik langsung menjadi sangat penting sebelum melakukan pembelajaran. Dari situ bisa mendapatkan beberapa informasi penting guna mendukung keberlangsungan pembelajaran yang akan dilaksanakan. Di antaranya adalah,  apakah di rumah tersedia fasilitas 'hape' dan internet? Bagaimana karakteristik atau kebiasaan peserta didik ketika berada di rumah?   Apa pekerjaan orang tua? Dapatkan orang tua menemani   peserta didik belajar setiap hari? Berapa jauh jarak rumah satu peserta didik dengan peserta didik yang lain?

Informasi dari pertanyaan-pertanyaan tersebut tentunya sangat bermanfaat guna menunjang keberlangsungan pembelajaran yang akan dilaksanakan. Informasi tersebut juga dapat dijadikan acuan guna menentukan teknik yang akan dijalankan pada proses pembelajaran. Apakah pembelajaran dapat dilakukan melalui fasilitas internet dengan menggunakan aplikasi whatsapp, zoom meeting , atau google kelas. Atau bahkan menggunakan fasilitas yang lain seperti modul, LKS, kaset audio, audio visual, radio, televisi? Atau menggunakan cara yang lain? Atau dengan kunjungan rumah.

Beda tempat beda situasi, tentunya beda strategi. Berbeda dalam menerapkan teknik pembelajaran. Walau bagaimanapun pendidik bebas dalam melakukan praktik terbaik dalam menjalankan tugasnya. 

SELAMAT BERKARYA !!!