Puisi Negeriku

 Negeriku


Genap 76 tahun sudah kini usiamu,

Lahirmu menggemparkan bumi timur dan barat,

Menjadi semangat bangsa terjajah,

Tuk melepaskan diri dari belenggu penjajah,

Berjuang menemukan kembali martabat yang hilang,

Ditelan sifat angkuh para penjajah.

Negeriku,

Namamu bagai pelita di sanubariku,

Jiwamu adalah jiwaku, 

Semangatmu memadamkan api amarah,

Menghangatkan jiwa yang sunyi,

Menghancurkan tembok-tembok kebekuan, 

Dengan secerca harapan.

Untuk hidup sejahtera, 

Untuk mati dengan mulia.

Negeriku,

Perjuanganmu belum berakhir,

Berjuta rintangan mengganggu langkahmu, 

Namun kau tetap tegar,

Karena rakyatku aku dan rakyatku mencintaimu.

Negeriku,

Rakyatku menunggumu,

Untuk bangkit dari sakitmu,

Dengan doa, cinta dan air mata.

Bangkitlah wahai negeriku,

Tunjukkanlah jati dirimu,

Tunjukkan keperkasaanmu,

Tunjukkan kekuatanmu,

Bakarlah kembali semangat dalam dirimu,

Agar hilang rasa sakitmu.

Tunjukkan kepada dunia kehebatanmu,,,,,

Yang tak dimiliki negeri manapun di dunia.

Agar tercapai cita-citamu.